Ria Ratna Sari Pasaribu yang pertama berbagi:
Nama : Ria Ratna Sari Pasaribu
Prodi : Ilmu Administrasi Negara
Nama Dosen : Drs.Sugeng Rusmiwari.M.si
Kelas : B
Hakekat Filsafat Administrasi :
Filsafat dalam bahasa yunani terdiri dari dua suku kata, yaitu philos dan shopia. Philos biasanya diterjemahkan dengan istilah gemar, senang, atau cinta. Shophia dapat diartikan kebijaksanaan atau kearifan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “filsafat” berarti cinta kepada kebijaksanaan. Menjadi bijaksana berarti berusaha mendalami hakikat sesuatu. Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa berfilsafat berarti berusaha mengetahui tentang sesuatu dengan sedalam-dalamnya, baik mengenai hakikatnya, fungsinya, ciri-cirinya, kegunaannya, masalah-masalahnya, serta pemecah-pemecahan terhadap masalah-masalah itu.
Administrasi dapat didefinisakan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Administrasi sebagai proses:
Telah disinggung di muka bahwa proses adalah sesuatu yang permulaannya diketahui akan tetapi akhirnya tidak diketahui. Dengan demikian administrasi adalah suatu proses melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu yang dimulai sejak adanya dua orang yang bersepakat untuk bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu pula.
Administrasi dapat didefinisakan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Filsafat administrasi adalah berpikir secara matang dan mendalam terhadap hakikat dan makna yang terkandung dalam materi ilmu administrasi.
* Kepemimpinan (Leadership)
Sering dikatakan bahwa kepemimpinan merupakan inti manajemen. Memang demikianlah hanya karena kepemimpinan merupakan “motor atau daya penggerak semua sumber-sumber dan alat-alat (resources) yang tersedia bagi suatu organisasi”. LEADERSHIP
Latar Belakang Munculnya Pemimpin yaitu Genetik,sosial,Ekologi.
Kita di cetak menjadi leader.
1.Pengertian
Dalam mengajukan semacam formula bahwa gaya kepemimpinan pada dasarnya merupakan perwujudan dari 3 komponen yaitu pemimpin itu sendiri,bawahan,serta dimana proses kepemimpinan tersebut di wujudkan.kepemimpinan adalah aktifitas untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar supaya mereka mau di arahkan untuk mencapai tujuan tertentu.Kepemimpinan adalah kemampuan untuk membuat orang mengerjakan hal yang tidakmereka sukai dan menyukainya. Teori sosial untuk kita menjadi seorang pemimpin kita bisa pelajari ,seperti dalam formal dan informal. Dilingkungan kita harus mempelajari yang benar,dan kita harus berada dilingkungan yang benar dari situ kita belajar menjadi pemimpin.
Leader dengan kompetensi leadership yang mampu mengambil keputusan yang efisien sehingga hasilnya sangat bijaksana dalam segala posisi.
Teori X : orang yang memiliki sifat buruk,Teori X : Teori ini memiliki sifat buruk/negative, menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk yang pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang di berikan kepadanya.
Teori Y : orang yang memiliki sifat baik, pada Teori Y : Dimana teori ini terlihat jelas bahwa karakter seorang pemimpin yang baik ialah pemimpin yang bisa memimpin dirinya sendiri,dan teori ini menyukai gaya kepemimpinan yang demokratif,dan teori ini mengasumsikan individu bersifat positif.
Teori Z : ini paling umum ,memiliki sifat ada yang buruk ada juga yang baik.Dan dalam teori Z mengemukakan bahwa apabila semua dalam kondisi kerja yang baik,maka pengarahan yang dilakukan sebaiknya mengambil dari segi baik dari Teori X dan Teori Y.
Setiap orang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda antara satu dan yg lainya,seorang pemimpin adalah pemimpin yang cinta akan kebijaksanaan dalam memimpin,tentunya kita berawal untuk belajar menjadi seorang pemimpin,dan kita harus menciptakan pemimpin yang bisa menyukseskan masyarakat dan pemerintah.
Prodi : Ilmu Administrasi Negara
Nama Dosen : Drs.Sugeng Rusmiwari.M.si
Kelas : B
Hakekat Filsafat Administrasi :
Filsafat dalam bahasa yunani terdiri dari dua suku kata, yaitu philos dan shopia. Philos biasanya diterjemahkan dengan istilah gemar, senang, atau cinta. Shophia dapat diartikan kebijaksanaan atau kearifan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “filsafat” berarti cinta kepada kebijaksanaan. Menjadi bijaksana berarti berusaha mendalami hakikat sesuatu. Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa berfilsafat berarti berusaha mengetahui tentang sesuatu dengan sedalam-dalamnya, baik mengenai hakikatnya, fungsinya, ciri-cirinya, kegunaannya, masalah-masalahnya, serta pemecah-pemecahan terhadap masalah-masalah itu.
Administrasi dapat didefinisakan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Administrasi sebagai proses:
Telah disinggung di muka bahwa proses adalah sesuatu yang permulaannya diketahui akan tetapi akhirnya tidak diketahui. Dengan demikian administrasi adalah suatu proses melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu yang dimulai sejak adanya dua orang yang bersepakat untuk bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu pula.
Administrasi dapat didefinisakan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Filsafat administrasi adalah berpikir secara matang dan mendalam terhadap hakikat dan makna yang terkandung dalam materi ilmu administrasi.
* Kepemimpinan (Leadership)
Sering dikatakan bahwa kepemimpinan merupakan inti manajemen. Memang demikianlah hanya karena kepemimpinan merupakan “motor atau daya penggerak semua sumber-sumber dan alat-alat (resources) yang tersedia bagi suatu organisasi”. LEADERSHIP
Latar Belakang Munculnya Pemimpin yaitu Genetik,sosial,Ekologi.
Kita di cetak menjadi leader.
1.Pengertian
Dalam mengajukan semacam formula bahwa gaya kepemimpinan pada dasarnya merupakan perwujudan dari 3 komponen yaitu pemimpin itu sendiri,bawahan,serta dimana proses kepemimpinan tersebut di wujudkan.kepemimpinan adalah aktifitas untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar supaya mereka mau di arahkan untuk mencapai tujuan tertentu.Kepemimpinan adalah kemampuan untuk membuat orang mengerjakan hal yang tidakmereka sukai dan menyukainya. Teori sosial untuk kita menjadi seorang pemimpin kita bisa pelajari ,seperti dalam formal dan informal. Dilingkungan kita harus mempelajari yang benar,dan kita harus berada dilingkungan yang benar dari situ kita belajar menjadi pemimpin.
Leader dengan kompetensi leadership yang mampu mengambil keputusan yang efisien sehingga hasilnya sangat bijaksana dalam segala posisi.
Teori X : orang yang memiliki sifat buruk,Teori X : Teori ini memiliki sifat buruk/negative, menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk yang pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang di berikan kepadanya.
Teori Y : orang yang memiliki sifat baik, pada Teori Y : Dimana teori ini terlihat jelas bahwa karakter seorang pemimpin yang baik ialah pemimpin yang bisa memimpin dirinya sendiri,dan teori ini menyukai gaya kepemimpinan yang demokratif,dan teori ini mengasumsikan individu bersifat positif.
Teori Z : ini paling umum ,memiliki sifat ada yang buruk ada juga yang baik.Dan dalam teori Z mengemukakan bahwa apabila semua dalam kondisi kerja yang baik,maka pengarahan yang dilakukan sebaiknya mengambil dari segi baik dari Teori X dan Teori Y.
Setiap orang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda antara satu dan yg lainya,seorang pemimpin adalah pemimpin yang cinta akan kebijaksanaan dalam memimpin,tentunya kita berawal untuk belajar menjadi seorang pemimpin,dan kita harus menciptakan pemimpin yang bisa menyukseskan masyarakat dan pemerintah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar